KELOMPOK

Anggota : Irma anisa
Asri Sursilah
Seli Yulianti
Tina Oktapianti
Guru Dilat : Dra. Nunung Nirmala
1.
Jurnal
Penutup
·
Pengertian
Jurnal Penutup
Jurnal Penutup adalah Jurnal yang
dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening-rekening nominal
atau sementara.
Jurnal Penutup merupakan Jurnal yang
disusun dengan tujuan menihilkan akun akun nominal dalam satu periode. Akun
nominal perlu dinihilkan karena akun nominal hanya berlaku untuk satu periode
saja, dan tidak berlalu untuk periode berikutnya sehingga pada periode
berikutnya harus bernilai nol.
·
Akun
mana yang harus ditutup?
a.
Akun beban
b.
Akun ikhtisar laba/rugi atau saldo
laba/saldo rugi
c. Akun
prive
·
Fungsi
Jurnal Penutup
a.
menghitung jumlah laba/rugi dari akun pendapatan
dan akun beban
b.
memindahkan (menolkan) saldo akun
sementara ke akun modal untuk pencatatan periode berikutnya
c.
menghitung modal akhir periode
·
Langkah-Langkah
Penyusunan Jurnal Penutup
a.
mendebet setiap perkiraan pendapatan
sebesar nilai sisa kreditnya. Mengkredit ikhtisar laba/rugi sebesar jumlah
total pendapatan. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total pandapatan kedalam
sisi kredit dari ikhtisar laba/rugi.
b.
Mengkedit setiap pekiraan beban sebesar
nilai sisa debetnya. Mendebet ikhtisar laba/rugi sebesar jumlah total beban.
Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total beban kedalam sisi debet dari ikhtisar
laba/rugi.
c.
Mendebet ikhtisar laba/rugi sebesar
nilai sisa kreditnya dan mengkredit perkiraan modal (jika terdapat laba) dan
sebaliknya.
d.
Mengkredit perkiraan pengambilan
pribadi sebesar nilai sisa debetnya. Mengdebet perkiraaan modal pemilik
perusahaan.
·
Contoh
Jurnal Penutup
PT ADI JAYA
CLOSING JURNAL
DESEMBER 31
|
tanggal
|
No Bukti
|
Keterangan
|
No Ref
|
Debit
|
Kredit
|
|
Des/31
|
|
Sales income
Income summary
|
4-1100
3-1400
|
1.586.900,-
|
1.586.900,-
|
2.
Buku
Besar Penutup
Buku besar pada proses tutup buku
adalah buku besar yang saldo akun akun tertentu sudah disesuaikan dengan
pempostingan jurnal penyesuaian dan telah ditutup atau dinihilkan dengan
pempostingan jurnal penutup.
·
Langkah
langkah:
Langkah pempostingan jurnal penutup
atau proses pemindahan jurnal penutup secara keseluruhan yang telah dibuat
sebelumnya kedalam rekening-rekening buku besar yang telah disediakan. Setelah
dilakukan pempostingan jurnal penyesuaian dan jurnal penutup maka rekening buku
besar dicari/dihitung saldonya dengan cara debet dan kredit masing-masing
rekening sehingga menghasilkan saldo akhir, saldo inilah yang kemudian disusun
dalam neraca saldo penutup dimana saldo-saldo tersebut merupakan saldo yang
masih relevan dengan periode akuntansi berikutnya.
·
Contoh:
|
Tgl
|
Keterangan
|
Pos
ref
|
Debit
|
Kredit
|
Saldo
|
|
|
Debit
|
kredit
|
|||||
|
Nov
|
Balance
|
|
|
825.900
|
|
825.900
|
|
Des
|
Posting
|
CRJ1
|
|
164.400
|
|
1.016.900
|
|
Des
|
Posting
|
SJ1
|
|
570.000
|
|
1.586.900
|
|
Des
|
Posting
|
CJ1
|
1.586.900
|
|
|
0
|
3. Neraca Saldo Penutupan
Neraca saldo setelah penutupan merupakan daftar yang memuat
saldo masing-masing akun rill yang bersumber dari buku besar pada akhir periode
setelah jurnal penyesuaian dan jurnal penutup diposting atau dipindahkan
saldonya ke buku besar. Neraca saldo hanya berisi akun rill (akun yang
dilaporkan pada neraca). Secara lebih deyail akun akun yang dicantumkan dalam
neraca saldo setelah penutupan yaitu akun aktiva (harta), kewajiban, dan modal
akhir suatu perusahaan.
·
Fungsi
penyusunan neraca saldo setelah penutupan
- sebagai alat untuk koreksi kebenaran buku besar pada akhir periode
- sebagai pencatatan akun-akun rill perusahaan
- dan sebagai dasar pembukaan pada akhir periode